Tahap 3 Kegiatan P3-TGAI Tahun 2018

Jambi, 30 Agustus 2018 – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2018 yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan I pada Balai Wilayah Sungai Sumatera VI sudah memasuki tahap pelaksanaan yang ke-3. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 27 P3A penerima yang tersebar di 14 Daerah Irigasi dan Rawa pada 4 Kabupaten di Provinsi Jambi.

TAHAP 3 P3TGAI 3

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Bp. Nurfajri, ST, Sp.1. , dalam sambutanya beliau menyampaikan apresiasi terhadap tanggapan positif dan semangat dari P3A penerima P3-TGAI tahap 3 ini. Beliau berharap khususnya kepada P3A yang mendapatkan amanat untuk melaksanakan kegiatan P3-TGAI ini agar dapat menyumbangkan pemikiran, gagasan, waktu, tenaga, dan material, untuk pelaksanaan kegiatan ini sehingga memberikan hasil positif dalam hal dukungan pembangunan P3-TGAI.

Dengan manajemen dan administrasi penggunaan dana yang transparan serta diketahui oleh seluruh anggota yang terlibat, dan di pertanggungjawabkan, sehingga pelaksanaannya diharapkan dapat berjalan tepat pada waktunya dan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat petani secara berkelanjutan sehingga dapat dilanjutkan dan di kembangkan secara mandiri oleh P3A/GP3A.

TAHAP 3 P3TGAI 4

Dalam pelaksanaannya nanti kegiatan ini akan didampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat yang berjumlah 12 orang. TPM ini nantinya akan membantu, mendampingi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan P3-TGAI mulai dari tahap perencanaan sampai tahap pelaksanaan fisik konstruksi sesuai dengan rencana kegiatan yang sudah disepakatan bersama dengan anggota P3A/GP3A.

Besar harapan kedepannya Kegiatan P3-TGAI ini dapat terus terlaksana guna mendukung salah satu program pengembangan pedesaan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui P3TGAI serta mendukung tercapainya program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.