Tugas & Fungsi PJSA

Tugas Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA):

Tugas pokok Satker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air adalah penyusunan rencana kegiatan, serta pengendalian dan pengawasan pelaksanaan perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi dan non konstruksi, persiapan penyerahan operasi dan pemeliharaan, serta fasilitasi penerapan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3), fasilitasi pengadaan barang dan jasa, pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di bidang pelaksanaan jaringan sumber air.

Fungsi Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA):

  1. Pelaksanaan penyusunan rencana kegiatan di bidang pelaksanaan jaringan sumber air;
  2. pengendalian dan pengawasan pelaksanaan perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi dan non konstruksi, persiapan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana konservasi sumber daya air;
  3. pengendalian dan pengawasan pelaksanaan perencanaanteknik, pelaksanaan konstruksi dan non konstruksi,persiapan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana pengendali daya rusak air;
  4. pengendalian dan pengawasan pelaksanaan perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi dan non konstruksi,persiapan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana pengendali sedimen;
  5. pengendalian dan pengawasan pelaksanaan perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi dan non konstruksi, persiapan operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana drainase utama perkotaan;
  6. pelaksanaan penerapan sistem manajemen mutu dansistem manajemen keselamatan kesehatan kerja (SMK3) dalam penyelenggaraan pelaksanaan konstruksi sarana dan prasarana di bidang pelaksanaan jaringan sumber air;
  7. pelaksanaan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di bidangpelaksanaan jaringan sumber air;dan
  8. pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di bidang pelaksanaan jaringan sumber air

Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air terdiri atas:

  1. Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai; dan
  2. Seksi Pengendalian Pelaksanaan Danau dan Bendungan
  • Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan konservasi sumber daya air, pengendalian daya rusak air dan pengendalian sedimen, perencanaan teknis,persiapan operasi dan pemeliharaan, pengendalian pelaksanaan dan pengawasan konstruksi sarana dan prasarana sungai dan pantai termasuk pemantauan dan evaluasinya,pengembangan, penerapan sistem manajemen mutu, serta penyediaan bimbingan teknis, serta penyusunan rencana teknis, dokumen dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa;
  • Seksi Pengendalian Pelaksanaan Danau dan Bendungan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan konservasi sumber daya air, pengendalian daya rusak air, perencanaan teknis,persiapan operasi dan pemeliharaan, pengendalian pelaksanaan konstruksi dan pengawasan konstruksi sarana dan prasarana danau, bendungan dan tampungan air lainnya termasuk pemantauan dan evaluasinya,pengembangan, penerapan sistem manajemen mutu, penyediaan bimbingan teknis, serta penyusunan rencana teknis, dokumen dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Sumber : Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No. 34/PRT/M/2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat